gravatar

Pengalaman Pengiriman Naskah Tulisan


wah..saya jg baru kirim naskah tp ga tau nasibnya akan bagaimana...saya jg ga tau caranya gmn...--- On Wed, 2/11/09, dheminta <armint.rspaw@ yahoo.co. id> wrote:From: dheminta <armint.rspaw@ yahoo.co. id>Subject: [penulislepas] tuk mengetahui apakah naskah kita dipakai/tidak, gimana caranya?To: penulislepas@ yahoogroups. comDate: Wednesday, February 11, 2009, 7:56 PMsobat semua..saya adalah penulis pemula, yang baru nyoba ngirim naskah ke beberapa majalah, cuman nggak tahu apakah naskah-naskah tersebut akan dimuat atau justru nyungsep ke keranjang sampah. tolong kasih tahu dong....gimana caranya agar kita dapet informasi tentang nasib naskah yang kita kirim, apakah dipake' atau kagak?. Soalnya saya dah nanyain via email, juga nggak ada jawaban.gimana ya?? bagi yang berkenan ngasih solusi, saya ucapkan banyak terima kasih dan jazakumullah khairan katsira. regardDheminta

Berbagi Pengalaman dari:
Arda Dinata
Sekolah Jurnalistik MIQRA INDONESIA
http://sekolahjurnalistik.blogspot.com/

Buat sahabat penulislepas semua....., ada satu hal yang harus kita ketahui bahwa setiap harinya redaksi itu bisa menerima kiriman tulisan mulai dari puluhan dan ratusan email (tergantung medianya). Jadi jangan berharap kita akan dikirimi balasan email dari redaksi (keculai ada beberapa media yang selalu memberitahukan tulisan kita diterima atau tidak).

Untuk itu, jalan keluarnya kitalah (penulis) yang harus aktif dan memiliki barometer sendiri (berdasarkan pengalaman). Saya sendiri punya patokan:

A. Untuk media harian: 1. untuk rubrik harian, patokannya adalah ketika sudah lebih dari satu minggu tidak muncul berarti tulisan kita tidak diterima dan kita dapat merevisinya terlebih dahulu sebelum mengirimkannya kembali ke media lain. 2. Untuk rubrik mingguan, patokan saya adalah 1 bulan.

B. Untuk Media bulanan: patiokannya adalah 1 s.d 2 bulan setelah dikirim (Tapi, saya pernah ada kejadian tuluisan yang saya kirim lebih dari 1 tahun tapi akhirnya dimuat, ini kejadian di majalah intisari)

Jadi, terus berjuang jangan putus asa dan tulislah terus, lalu kirimkan dan kalau bisa jangan menunggu tulisan kita dimuat terus aja tulis dan kirim. yang penting pengarsipan naskah tulisan kita tertata dengan baik.

salam
ARDA DINATA
Sekolah Jurnalistik MIQRA INDONESIA
http://sekolahjurnalistik.blogspot.com/